Selasa, 23 Juni 2015

For My Laptop 1

Hai Top! apa kabar? Batrai kamu rusak ya!? Maaf banget ya Top. Aku belum dapat kerja Top, maksutnya belum punya duwit. Sabar ya Top, pokoknya tetap temani aku terus.
Oh iya Top, hari ini itu hari pertama puasa loh. Tepatnya hari kamis, 18 Juni 2015. Kalau sholat trawihnya udah dari kemarin. Aku ingin dalam bulan Ramadhan tahun ini bisa khatamkan Al Qur’an secara bacaan dan makna. Aku pengen ibadah tertib, sholat malam yang tertib, banyak berdo’a dan tidak takabur. Pokoknya semua kegiatan yang bertujuan mendekat kepada Allah.
Aku sangat butuh keajaiban Top. Kamu percaya keajaiban gak, Top? Percaya atau nggak sih terserah personalnya ya Top. Yang jelas kalau aku sih percaya banget Top. Dan keajaiban itu adalah pertolongan Allah yang hanya bisa didapat melalui Takorub illallah. Mumpung Ramadhan Top, semua amalan dilipatkan oleh Allah. Semoga saja dalam bulan yang barokah ini aku bisa mendekatkan diri kepada Allah.
Oh iya Top, tadi itu aku ada mata kuliah drama loh! Semua temenku lucu-lucu dan keren-keren aktingnya sip lah pokoknya. Emm entah perasaanku saja atau memang nyata, kayaknya semua teman-temanku sangat marah kepadaku. Tapi biarin deh. kalaupun memang mereka bener-bener ngambek ke aku, itu mungkin karna memang aku bener-bener salah di mata mereka. Di sini, dari hati saya mohon maaf dan ampun kepada semua teman-teman saya yang hatinya sudah tersakiti oleh tingkah saya. Saya sangat memohon sekali. Saya betul-betul menyesal. Tapi setiap tindakan saya adalah pilihan yang pasti beresiko. Dan saya sangat punya alasan-alasan untuk mengambil resiko itu. Saya sangat menyadari bahwa every one only look my outside. Tapi tidak pernah mengeti sedikitpun atau bahkan tidak mau tahu Inside dari diri dan kehidupan saya. Dan yang lebih mengesalkan, sifat barusan itu adalah manusiawi.
Jika diuraikan seperti berikut:
  • Setiap manusia pasti punya masalah.
  • Setiap masalah adalah manusiawi.
  • Setiap orang tidak mau tahu dengan masalah orang lain.
Sudah bisa menganalogi? Atau mengkorelasikan secara biasa? Setahu saya hal ini adalah kutukan bagi setiap manusia modern. Yaitu setiap manusia punya masalah dan dia tidak peduli dengan perasaan orang yang memiliki masalah. Padahal dia juga punya masalah dan merasa terbebani dengan masalah.
Keren kan Top! Itulah manusiawi yang wajar tapi aneh hehe Bayangkan saja kalau setiap manusia selalu bisa memberi keringanan kepada setiap manusia yang lain. Pasti tangan Allah turut campur di dalamnya.
Udah dulu ya Top. Rencananya, tadi sih mau curhat sambil ngabuburit. Tapi waktu sangat cepat banget sih. Ya udah deh. Bye-bye top. Thanks udah nemenin ngabuburit di awal puasa ini.
Assalamu alaikum.

0 comments: